Home / Berita / IAIN Lhokseumawe Milad Perdana

IAIN Lhokseumawe Milad Perdana

Bertepatan dengan tanggal 1 Agustus IAIN Lhokseumawe menggelar dies natalies ke 13 jika masih berstatus STAIN, akan tetapi ini menjadi perdana setelah beralih status dari STAIN menuju IAIN, acara berlangsung di Aula Syariah lantai 3 fakultas syariah, selasa (1/8)

Dies natalies yang bertema “Akselerasi Intelektual Akademik Menuju Kampus Peradaban” dihadiri oleh beberapa instansi pemerintahan Provinsi Aceh yakni Tgk Muharuddin selaku ketua DPRA Aceh, Kankemenag Aceh,  Muhammad Thaib dari Bupati Aceh Utara, Mahkamah Syar’iyah Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara, Suaidi Yahya selaku  walikota lhokseumawe, Ketua MPU,Danrem, Dema Kampus, dan seluruh Mahasiswa.

Dr Zulfikar Ali Buto selaku ketua panitia Milad mengungkapkan tema milad kali ini dirumuskan agar semangat kebersamaan insan akademik kampus IAIN Lhokseumawe tercipta, menyatu padu, berusaha tanpa menyerah,menuju kampus peradaban. Milad tahun ini merupakan sebagai momentum sosialisasi civitas akademika atas peralihan status dari STAIN menjadi IAIN.

Dalam sambutannya Dr Hafifuddin mengatakan  terimakasih kepada seluruh masyarakat aceh yang sudah membantu mewujudkan Sekolah Tinggi agama Islam menjadi IAIN pada wilayah samudera pasai dibawah pimpinan kerajaan Sultan Malikussaleh.

Ada tiga kekuatan besar yang mempengaruhi Asia Tenggara dan Nusantara pada masa kerajaan Malikussaleh  yang pertama Rajanya yang megah,alim,adil, dan merakyat maka hari ini kepemimpinan kita adalah orang yang adil dan merakyat. Yang kedua ulama, mengumpulkan ulama dunia dari timur tengah datang dan berkumpul serta mengajar setelah itu lahir lah ulama serta ilmunya yang mempengaruhi sistem berpikir Nusantara dan AsiaTenggara. Yang ke tiga mengapa samudra pasai dikenal? Karena disini tumbuh dan berkembang lembaga pendidikan Islam dengan metode kajian keilmuan yang sangat banyak, sehingga ilmu agama berkembang di samudra pasai, bahkan Malaysia hingga sekarang masih digunakan buku kajian ulama- ulama Aceh.

Sejarah itu akan berulang pada tiga hal yakni dengan kekuatan kepemimpinan, kekuatan keulamaan, dan kekuatan ilmu pengetahuan. Maka dari itu tu Dr Hafifuddin menyerukan kepada seluh elemen masyarakat mari kita tumpukan kekuatan melihat masa depan meraju kehidupan merangkai peradaban menuju kemakmuran dan kemajuan di Negeri Malikussaleh kita mulai di Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe, ujarnya.

Muhammad Thaib berpesan  kepada seluruh adik adik mahasiswa kawasan ekonomi Khusus akan segera hadir, mahasiswa IAIN jangan jadi penonton mari tempah terus ilmu pengetahuan yang ada di kampus dengan sebaik-baiknya agar kelak menjadi mudah dalam hal mencari pekerjaan kedepannya, tutupnya. (Mf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *