Cikal bakal berdirinya jurusan dakwah di STAIN Malikussaleh Lhokseumawe dimulai dengan dibuka kelas jauh dipondok Pesantren MUDI Mesra Samalanga Kabupaten Bireuen. Sejumlah mahasiswa kemudian mendaftar, umumnya para guru yang mengajar dipesantren. Mereka berkeinginan mempelajari ilmu dakwah secara komprehensif, bukan hanya dakwah di mimbar semata-mata seperti yang mereka pahami selama ini, akan tetapi lebih sekedar itu, mereka juga ingin mendalami berbagai ilmu yang termasuk dalam disiplin ilmu Komunikasi. Kegiatan belajar mengajar dikelas jauh Samalanga ini dapat berlangsung dengan lancer, meski terkesan agak jauh, akan tetapi tenaga pengajar yang didatangkan dari kampus induk tetap melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Semua ini dilakukan agar cikal bakal pembukaan jurusan dakwah dapat terus dipertahankan di STAIN Malikussaleh Lhokseumawe.

Ketika pertama kali di buka kampus induk, tidak terlihat jumlah mahasiswa yang signifikan yang mendaftar di jurusan ini. Hal ini terjadi karena masa sosialisasi yang sedikit untuk menjaring jumlah mahasiswa yang banyak. Selain itu, juga karena minimnya informasi yang diperoleh masyarakat tentang jurusan Dakwah. Hanya sebagian kecil saja masyarakat yang mengetahui adanya jurusan Dakwah di STAIN Malikussaleh ketika itu. Sebagian masyarakat selama ini menganggap bahwa dakwah hanya dapat dilakukan dengan mimbar semata-mata. Pemahaman yang salah seperti ini kemudian yang membuat calon mahasiswa baru di STAIN Malikussaleh Lhokseumawe tidak melirik jurusan Dakwah. Padahal jika kita meninjau lebuh jauh terhadap aspek-aspek ilmu yang ditawarkan, maka jurusan dakwah lebih tepat jika kita sebutkan sebagai jurusan Komunikasi. Karena jurusan Dakwah bukan hanya mengajarkan mahasiswa agar memiliki kemampuan untuk berdakwah lewat mimbar (bil lisan), akan tetapi juga harus mampu melaksanakan dakwah dengan tulisan (bil tulisan), dan dakwah lewat tingkah laku (bil hal), kesemuanya ini adalah bagian-bagian terpenting yang dipelajari dalam dunia komunikasi.

Dengan pemahaman masyarakat seperti yang disebutkan diatas, maka dapat kita bayangkan bagaimana kondisi jurusan Dakwah ketika itu. Ditambah lagi dengan minimnya tenaga-tenaga ahli ilmu dakwah yang dapat diandalkan menjadi orang digarda depan untuk membangun jurusan dakwah kelak. Meski demikian civitas akademika jurusan dakwah tidak berputus asa, berbagai terobosan coba dilakukan, sejak dari sosialisasi, pengembangan kurikulum, kerjasama serta latihan-latihan yang dapat merangsang mahasiswa untuk membiasakan diri berkomunikasi secara tetap. Upaya-upaya tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengembangkan jurusan dakwah dimasa-masa mendatang dengan tantangan yang akan dialami.

Estapet kepemimpinan ketua jurusan Dakwah pada tiga periode dari tahun 2004 s.d 2009 adalah Drs. Zulkifli Ibrahim yang dibantu oleh Sekretaris Jurusan Darmadi Sulaiman, S.Sos.I. Kemudian dilanjutkan oleh H. Ridwan Hasan, Ph.D dengan Sekretaris Jurusan Kamaruzzaman, S.Sos.I.MA, sekarang sekretaris jurusan adalah Muhammad Saleh, MA. Sekarang Ketua Jurusan Dakwah untuk periode 2015-2018 adalah Muhammad Saleh, MA dengan Sekretaris Jurusan Oknita, MA.
Visi :

Menjadikan Jurusan Dakwah terdepan dalam menciptakan sarjana ilmu Dakwah dan ilmu Komunikasi Penyiaran Islam yang integratif, tanggap terhadap kemajuan ilmu dan memiliki sikap profesional.

 

Misi

Misi

  • Mencetak calon Mahasiswa/i untuk mendalami Ilmu Bimbingan Konseling dan Ilmu Komunikasi serta Penyiaran Islam dengan aspek penekanan Dakwah bil-lisan (Mimbar) dan Dakwah bil-kitabah (Media Cetak);
  • Memberikan bekal kepada Mahasiswa/i untuk mendalami Ilmu Dakwah secara keseluruhan dalam upaya amar ma’ruf nahi munkar yang menjadi pilar utama Ilmu Dakwah;
  • Memberikan wawasan Ke-Islaman kepada Mahasiswa/i agar dapat menjadi bekal dalam melaksanakan Dakwah, baik melalui media lisan maupun tulisan hingga ajaran Islam dapat tersosialisasi ke tengah kehidupan masyarakat;
  • Membentuk Ilmuan yang bertaqwa kepada Allah SWT, berakhlak mulia, berbudaya Islami, berfikir ilmiah serta memiliki kemampuan Akademik dan profesionalisme dalam ruang lingkup Ilmu Dakwah.

Tugas dan Wewenang Jurusan

Tugas dan Wewenang Jurusan

Jurusan adalah unsur pelaksanaan akademik Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malikussaleh yang melaksanakan sebagian tugas dan fungsi STAIN Malikussaleh yang berada di bawah Ketua STAIN Malikussaleh.

Ketua jurusan dalam melaksanakan tugas, dibantu oleh Sekretaris Jurusan dan unit pelaksana akademik pada Jurusan yaitu Program Studi (Prodi).

Adapun tugas dan wewenang jurusan adalah sebagai berikut.

  1. Jurusan mempunyai tugas mengkoordinasikan dan melaksanakan pendidikan akademik dan/ atau professional dalam satu perangkat cabang ilmu pengetahuaan agama, sains dan teknologi dan/atau seni budaya tertentu;
  2. Ketua jurusan mempunyai tugas memimpin penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian keoada masyarakat serta membina tenaga kependidikan, mahasiswa dan administrasi jurusan;
  3. Sekretaris Jurusan mempunyai tugas melaksanakan urusan administrasi jurusan;
  4. Unit pelaksana akademik pada Jurusan adalah Program Studi;
  5. Ketua Program studi (Prodi) mempunyai tugas memimpin pelaksanaan pendidikan akademik dan/ atau professional dalam sebahagian atau satu cabang ilmu pengetahuan, agama, sains, teknologi, dan/ atau seni tertentu.

 

Program pendidikan di jurusan Dakwah hanya pada tataran program sarjana (S1), yang meliputi program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), dan Bimbingan Konseling Islam (BKI).