Recent Posts

Trainer Malaysia Isi Seminar Konseling di IAIN Lhokseumawe

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe menggelar Seminar bertajuk; Neuro Lingusitic Programming (NLP) for Better Life, Rabu (18/10/2017), di Gedung Biro Akademik kampus setempat. Pada seminar dihadirkan Muhammad Saffuan bin Abdullah, sebagai pembicara tunggal, dia merupakan Master Trainer NLP dari Malaysia.

Kegiatan seminar ini diikuti oleh 200-an peserta yang berasal dari beberapa Perguruan Tinggi di Aceh, seperti Universitas Malikussalah dan IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa. Ketua HMJ BKI, Siti Nisfiyanti mengungkapkan bahwa seminar ini mendapatkan apresiasi luarbiasa dari para peserta. Sehingga dia berharap kegiatan yang sama dapat dilaksanakan di tahun-tahun selanjutnya. “Kegiatan ini mendapatkan antusisme luarbiasa dari sejumlah peserta pada beberapa perguruan tinggi”, ujarnya didampingi Ketua Panitia, Mona Shafina.

Senada dengan hal tersebut, Rektor IAIN Lhokseumawe, Dr Hafifuddin MAg, dalam sambutannya, dia sangat mengapresiasi terlaksananya seminar ini, apalagi panitia mampu menghadirkan pemateri dari luar negeri. Di sisi lain, dia juga berharap bahwa sudah saatnya para mahasiswa mulai berpikir terus maju ke depan untuk menggapai cita-cita. “Orang lain sudah berpikir hal-hal yang besar, sedangkan kita masih sibuk dengan hal-hal yang kecil, sulit maju kalau mahasiswa masih sibuk dengan hal-hal yang tidak penting” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Muhammad Saffuan bin Abdullah, menguraikan neuro-linguistic programming merupakan salah satu pendekatan komunikasi dalam pengembangan pribadi untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik. Sebab itu, menurutnya penting bagi konselor memahami NLP dalam mengembangkan dirinya agar menjadi konselor handal dan dapat mengatasi dan menyelesaikan masalah-masalah klien di lapangan.

IAIN Lhokseumawe Kirim 3 Atlet di Pomnas Makassar

Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe (IAIN LSM) mengirimkan 3 atlit mahasiswa untuk mengikuti Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XV 2017 di Makassar pada tanggal 14-21 Oktober mendatang. Cabang cabang yang diikuti pada pomnas yakni Volley Ball Tunggal Putra, Badminton dan Karate putri. Pelepasan para atlit berlangsung di Ruang Rektor Pada (Kamis 12/10/2017).

Adapun atlit yang di berangkatkan pada pomnas kali ini merupakan mahasiswa aktif yang bernama Irfan munanda mahasiswa semester 7 mengikuti Cabor Voly Ball Putra Tunggal, Cut Muhra Nabila semester 3 cabor Badminton  dan Nur Nabila semester 7 Cabor Karate putri.

Fauzan S.Ag Selaku Koordinator atlit mengatakan” ketiga para atlit merupakan peserta yang telah mengikuti seleksi pada saat seleksi daerah (selekda) dan berhasil membawa pulang medali emas yang berlangsung di UIN Ar raniry pada dua bulan yang lalu. Jadi ketiga atlit ini sudah layak untuk kita bawa untuk mengikuti Pomnas ini, katanya.

Menurutnya, dalam Pomnas ini pihaknya menargetkan pada atlit untuk menjadi pemenang sehingga dapat membawa dan mengharumkan nama baik IAIN Lhokseumawe di kancah Nasional.

Selain itu, Dr Hafifuddin selaku rektor mengungkapkan “ Saya sangat bangga kepada ketiga para atlit yang akan mewakili kampus untuk mengikuti ajang pekan olahraga nasional.  Ia menambahkan kepada para atlit untuk tetap bersemangat dan menjaga kestabilan kesehatan agar tetap mampu memenangkan cabang olahraga yang diikuti.

Ia berharap” semoga para atlit mahasiswa yang mengikuti pomnas di Makassar dapat memotivasi para mahasiswa lain untuk giat berlatih dalam olahraga yang ingin ditekuni sehingga ke depan dapat mengiktui pertandingan serupa, tutupnya. (MFA)

DEMA-SEMA Resmi di Lantik

Dewan eksekutif mahasiswa (Dema) dan Senat Mahasiswa (Sema) IAIN Lhokseumawe periode  2017-2018 resmi di lantik oleh Wakil Rektor –I, Dr. Syahrizal di Aula Syariah Lantai 3 pada Kamis ( 05/10) Alue awe, kecamatan Muara Dua, kabupaten kota Lhokseumawe.

Acara yg bertema “membentuk insan akademis yang berjiwa sosial,loyal dan kritis dalam bersosialisasi” dihadiri Rektor IAIN Lhokseumawe, perwakilan Polres Lhokseumawe,  Dekan dan wakilnya Se Kampus,  KNPI Lhokseumawe,  Ketua BEM Unimal,  Pemuda Pancasila, HMI, DPM, serta seluruh ketua ormawa yg berada di lingkungan kampus.

Dr Hafifuddin dalam sambutan nya mengatakan “Pengurus Dewan Mahasiswa dan Senat Mahasiswa yg dilantik kamu harus kuat,  tidak boleh sepeti kapas,  kapas itu ringan di tiup terbang. jadilah Pemimpin mahasiswa yang kuat akan ilmu serta mampu mengedepankan nilai intelektual pada saat memimpin sebuah  organisasi”, tuturnya.

Kemudian ia menambah kan “Tidak akan berhasil jika kita selalu meng kritik orang, tetapi kesuksesan akan diraih oleh orang yg selalu meng kritik diri sendiri untuk menjadi orang yg berguna untuk masa depan, pungkasnya.

Fajar Buana selaku Ketua Dema mengharapkan kepada pengurus DEMA selalu aktif dan mengajak lembaga-lembaga di IAIN Lhokseumawe untuk sama-sama menyukseskan berbagai kegiatan di kampus tercinta ini.

Karena, kata Fajar, tanpa dukungan mahasiswa dan pihak kampus, kegiatan yang akan dibuat ke depan tidak akan sukses. Setiap kegiatan butuh kerja sama dan kekompakan, untuk itu seluruh mahasiswa tetap menjaga kebersamaan serta kekompakan, Tutupnya. (Mf)

Wakil Bupati Buka Gampong Binaan di Gampong Alue Leuhob Kec. Cot Girek.

Wakil bupati Aceh Utara Tgk. Fauzy Yusuf membuka secara resmi Program Gampong Binaan di Gampong Alue Leuhob Kecamatan Cot Girek Aceh Utara yang dilaksanakan oleh Institut Agama Islam Negeri Malikussaleh Lhokseumawe di Pusat Pasar Gampong setempat (11/10).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan rasa terimakasihnya kepada semua pihak khususnya kepada pihak IAIN yang telah melaksanakan program desa binaan di wilayah aceh utara, hal ini sesuai dengan visi-misi Bupati/Wakil Bupati Aceh Utara priode ini, pemerintah aceh utara mendukung sepenuhnya kegiatan ini dan kami minta kepada semua pihak baik pemerintah kecamatan, pemerintah gampong dan masyarakat disini untuk memanfaatkan program ini guna mencapai hasil maksimal dari program ini.

Sementara itu, Rektor IAIN Malikussaleh Dr. H. Hafifuddin, M.Ag. dalam sambutannya mengatakan program gampong binaan ini adalah salah satu program unggulan dari Kampus IAIN Malikussaleh, gampong binaan yang dimaksud oleh IAIN Malikussaleh adalah program binaan khususnya dibidang keagamaan, kependidikan dan kewirausahaan.

Kepada Wakil Bupati, rektor juga melaporkan, kampus IAIN saat ini sedang merancang konsep  pengembangan Wisata Islami di Aceh Utara, mengingat begitu besar potensi dari sektor ini, namun hangga saat ini belum bisa dimanfaatkan secara optimal, kami masih sedang menggodok rancangan bagaimana potensi wisata dapat dimanfaatkan namun operasionalnya tidak melanggar syariat.

Ketua Panitia, Fauzan MA., melaporkan, kegiatan gampong binaan ini akan berlangsung selama 3 bulan dan direncanakan akan terus berlanjut hingga tahun depan bahkan bisa sampai 5 tahun. Untuk saat ini IAIN Malikussaleh telah pernah melakukan Pembinaan keagamaan di 5 gampong di Aceh Utara sejak tahun 2015. Materi yang dibekali dalam program ini adalah  Fiqih (Ibadah, mawaris, dakwah, Muamalah, Munakahat), PTK Guru (bagi guru SD/SMP sederajat) Tahsinul Qur’an, Pelatihan Ilmu Falaq (Astronomi), Tehnik Penyusunan Materi Dakwah, Kajian ke-Islaman (Pengajian Umum) dan pelatihan kewirausahaan. Semoga semua ini bisa bermanfaat bagi kita dan program ini dapat berjalan dengan baik. Tutupnya.

Syarifuddin Kasem “Titipan Do’a Seorang Kekasih”

Adalah Syarifuddin Kasem, Mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Arab (TBA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Malikussaleh Lhokseumawe resmi meluncurkan novel perdananya yang berjudul “Titipan  Do’a Seorang Kekasih”. diterbitkan oleh Deepublish Yogyakarta pada  23 September 2017.

Novel menceritakan tentang perjuangan seorang pria dan wanita dalam menggapai cita-cita dengan cinta tetapi ditakdirkan harus berpisah demi membanggakan kedua orang tuanya. Kisah ini dikemas dalam bahasa yang ringan serta bernuansa islami sangat menarik untuk dibaca.

“Novel ini banyak mengandung pesan-pesan yang ditujukan khususnya untuk kalangan remaja yang sedang dimabuk cinta, cinta itu tidak harus berakhir menjalin hubungan pacaran, akan tetapi bagaimana menggunakan kata cinta ini untuk mencapai sebuah cita-cita, begitu sedikit cuplikan novel perdana dari Syarifuddin Kasem ini.

Syarifuddin yang sudah mulai aktif menulis sejak duduk di bangku sekolah menengah atas dengan beberapa kali mengirimkan karya tulisannya di berbagai media, ada yang dimuat namun tidak sedikit juga yang ditolak karena belum memenuhi kriteria, tak mau berputus asa sampai disitu dan sampai akhir penghujung tahun 2016 beberapa media online mulai memuat berbagai tulisannya berupa cerpen, opini dan juga artikel.

Sementara itu ketika ditanyakan motivasi terbesarnya menjadi penulis, Syarifuddin menjawab “hanya dengan bermodalkan “cinta” karena pejuang yang sejati itu adalah pejuang yang berjuang karena cinta, seperti kasih sayang yang sejati itu adalah kasih sayang yang diberikan oleh seorang ibu untuk anaknya”. Tuturnya.

Tak puas dengan apa yang telah diraih hari ini penulis muda ini mulai menyelesaikan novel keduanya yang berjudul “cinta yang dirajam” yang menceritakan mereka yang salah dalam menggunakan kata cinta. Dia berharap agar masyarakat mengerti, terutama kepada para remaja bahwa wanita itu bukan untuk dipacari dan cinta tidak harus berakhir dengan kata pacaran. Tutupnya.

Penasaran, seperti apasih Syarufudin merangkai kata menjadi kalimat dalam kisah, mengeluarkan daya khayalnya menjadi karya yang dikemas dalam bentuk novel, mari miliki dan simak kisahnya di “Titipan Do’a Seorang Kekasih”  (MFA*/Sai)

Revitalisasi nilai-nilai bahasa Arab

Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa Arab melaksanakan kegiatan Musabaqah Al lughah al arabiyah, acara ini akan berlangsung  selama 3 hari, tanggal 25-27 September  2017 di Aula Perpustakaan  Kampus setempat.

Kegiatan yang bertema “Revitalisasi nilai-nilai bahasa Arab melalui pendidikan, budaya dan seni” ini menghadirkan 7 cabang perlombaan diantaranya  Debat bahasa Arab, Nasyid Arabu,  puisi bahasa Arab,  penulisan esaay dalam bahasa arab serta Khattil Quran (Kaligrafi).

Drs Abbas selaku ketua Jurusan dalam sambutan nya mengatakan “acara semacam ini merupakan suatu agenda mulia yang wajib dilanjutkan ditahun berikutnya,dengan alasan bahasa arab adalah suatu eksitensi besar yang harus dikenalkan di tingkat nasional maupun internasional.

sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)  Bahasa Arab Mengungkapkan”acara ini merupakan ajang mencari bakat sebagai persiapan pionir pada tahun depan dan sangat membantu wakil Rektor bagian kemahasiswaan  untuk mencari mahasiswa yang berbakat, ungkap safriadi.

kegiatan ini ini di buka oleh wakil dekan tiga Nurhayati serta turut berhadir ketua organisasi Mahasiswa yang ada di IAIN Lhokseumawe dan seluruh mahasiswa dari Bahasa Arab. (Mf)

Bentuk Visi dan Misi, Fuad Hadirkan Prof Yusnadi MS

Dalam rangka peremajaan dan penyempurnaan visi dan Misi,  Fakultas Ushuluddin adab dan Dakwah (FUAD) menghadirkan Prof. Dr. H.  Yusnadi. Ms. Dalam Acara Workshop Visi Misi Fakultas ini berlangsung  di ruang Sidang Fakultas tersebut pada selasa (26/09)

Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Ibu Dr. Yuliza, M.Si., dalam kesempatan itu ia menyampaikan bahwa merumusan visi misi suatu kewajiban setiap intitusi untuk dapat mengetahui tujuan perjalanan suatu lembaga, tanpa ada visi misi fakultas, maka instrumen kurikulum dan renstra sulit untuk mencapai target di dalam sebuah perguruan tinggi. Lebih lanjut dia mengemukakan visi dan misi ini harus diwujudkan bukan sekedar dirumuskan. Hal ini membutuhkan kerja keras semua pihak terutama Dosen, Karyawan, Mahasiswa, Alumni dan Stakeholder dalam merumuskan visi yang terintegratif dalam satu wadah FUAD yang berorientasi pada market share.

Sedangkan Prof. Dr. Yusnadi, MS saat menyampaikan materinya mengatakan beberapa pandangan umum universitas yang telah meraih akreditasi A baik nasional maupun internasional. Menurutnya salah satu penilaian BAN-PT yang menjadi grade point adalah pada perumusan visi misi yang realistis dan terukur dengan jangka waktu yang tepat. Lebih lanjut dia menyebutkan untuk merumuskan visi harus memiliki emosional pada semua elemen Dosen, Mahasiswa dan Stakeholder supaya dapat menumbuhkan motivasi yang kuat untuk mencapai impian emas tersebut.

Saifuddin Dhuhri, MA salah seorang dosen di Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam memberi masukan dalam perumusan  Visi dan Misi untuk memasukan Litelatur Klasik Kerajaan Samudera Pasai yang berorientasi kurikulum bermuatan lokal.

Kegiatan ini dimoderatori oleh Iskandar, Ph.D , diantaranya ia menyampaikan bahwa Untuk mencapai kesuksesan, perguruan tinggi sangat membutuhkan visi, kerja keras yang konsisten tanpa menyerah dengan fenomena-fenomena yang sulit.  “kami berharap FUAD ini dapat mencapai target yang kita harap Tutup Iskandar. (Mf)

Konstribusi JIPALA IAIN Malikussaleh, 1 Perak, 2 Perunggu

4 (empat) Mahasiswa IAIN Malikussaleh Lhokseumawe yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam (JIPALA) memperoleh prestasi gemilang di ajang PraPora cabang Arung Jeram Aceh yang berlangsung di Desa Lutung, Gempang Mane, Pidie pada 16 s/d 22 September 2017.

Keikut sertaan 4 orang mahasiswa IAIN Malikussaleh Lhokseumawe yang tergabung dalam Pengcab FAJI Aceh Utara, mereka bersama rekan mahasiswa pencinta alam lainnya hadir mewakili Aceh Utara, ajang itu sendiri diikuti oleh 20 tim diantaranya 13 tim putra dan 7 tim putri yang berlaga berdasarkan kelas masing – masing. Yaitu kelas Sprint, Head To Head, Slalom, Dan Down River Race.Sementara Aceh Utara hanya menurunkan atlitnya di 3 (tiga) cabang dan memperoleh peroleh 1 Perak serta dan 2 Perunggu.

Rektor IAIN Lhokseumawe Bapak Dr.H. Hafifuddin M.Ag. Mengucapkan Selamat atas perolehan prestasi tersebut Khusus nya bagi Mahasiswa dalam Organisasi Jipala, Juga bagi Pengcap FAJI Aceh Utara pada umumnya, semoga kedepan prestasi ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan serta ditularkan kepada mahasiswa/i lainnya sehingga mahasiswa dapat produktif dan aktif dalam kegiatan-kegiatan positif. tutupnya.

Entrepeneur Islam Solusi Sukses Di Era Digital

Lhokseumawe- Dalam upaya mewujudkan mahasiswa yang berjiwa wirausaha serta mengantisipasi bertambahnya pengangguran yang berstatus sarjana akibat sulitnya lapangaan kerja di era digital ini, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Lhokseumawe menggelar seminar entrepreneur Islam, Selasa (19/9) di aula rektorat kampus Alue Awe-Buket Rata, Lhokseumawe.  Acara yang dibuka oleh rektor IAIN Lhokseumawe ini menghadirkan salah satu pengusaha muda sukses dari Jakarta sebagai pemateri yaitu Rismawaniati, SE pemilik brand El Jundis sekaligus penulis buku dan novel. Kegiatan dengan tema” menumbuhkan daya saing ekonomi umat melalui entrepreneur Islam di era digital“  ini dilaksanakan dengan tujuan menciptakan mahasiswa IAIN Lhokseumawe yang berjiwa wirausaha namun tetap mengadopsi prinsip-prinsip entrepreneur Islam.

Amatan redaksi, mahasiswa sangat asik dan fokus mengikuti acara ini, hal ini didukung oleh kecakapan pemateri yang komunikatif dan Interaktif dengan peserta. Selain itu, peserta juga ditawarkan beberapa hadiah menarik (doorprize) yang langsung dibawa dari Jakarta dan diberikan kepada peserta yang aktif dan mampu menjawab pertanyaan dari pemateri.

Rektor IAIN Lhokseumawe, Dr. H. Hafifuddin, M. Ag mendukung kegiatan ini, menurutnya seminar ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa agar mereka memiliki jiwa entrepreneur, kreatif dan inovatif, sehingga rektor mengharapkan kegiatan ini menjadi kegiatan rutin di FUAD. Menyahuti hal ini, Wakil Dekan I FUAD, Muhammad Saleh, MA mengatakan, jika tidak ada kendala, maka kegiatan ini akan menjadi salah satu kegiatan tahunan FUAD. “kami berkomitmen untuk mewujudkan mahasiswa FUAD yang kreatif dan inovatif, agar mereka tidak hanya berharap setelah lulus kuliah akan menjadi PNS saja, kita berharap mereka mampu berfikir kreatif dan membuka peluang usaha sendiri dengan menciptakan lapangan kerja”, ujarnya.

Rismawanniati, SE sebagai pemateri juga memberikan gambaran sukses bagi maahasiswa, menurutnya seseorang baru dikatakan sukses, jika sudah mampu menyukseskan orang lain, dengan demikian dirinya berharap melalui kegiatan ini akan lahir beberaapa maahasiswa yang mampu mandiri memulai usahanya dan tetap berpegang pada prinsip usaha dalam Islam dan menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan atau inspirasi usahanya.

sementara itu, salah satu peserta seminar juga mengatakan, “Kami berharap setelah mengikuti seminar ini mampu mengembangkan ide kreatif dan menciptakan lapangan kerja sendiri dan tidak mengharapkan akan menjadi PNS ujar Multazam. (Mf-litia)

 

1000 Mahasiswa Baru IAIN Lhokseumawe Ikut Matrikulasi

 

Untuk mewujudkan mahasiswa yang berkompeten dan memiliki daya saing global, IAIN Lhokseumawe mewajibkan mahasiswa untuk mengikuti kelas matrikulasi bahasa Arab dan Inggris. Program ini dianggap penting sebagai upaya meningkatkan kemampuan berbahasa bagi mahasiswa dalam mengimbangi diri berkompetisi secara nasional maupun internasional. Seperti bahasa Inggris adalah bahasa yang paling banyak digunakan diseluruh dunia sehingga mengharuskan mahasiswa untuk menguasainya sebagai media berinteraksi secara internasional serta mampu membaca dan menelaaah buku-buku referensi ilmu pengetahuan dalam bahasa Arab dan Inggris.

Program ini dilaksanakan mulai tanggal 14-29 Agustus 2017 dan disisi oleh dosen-dosen yang memiliki kualifikasi mengajar bahasa Arab dan Inggris serta lulusan luar negeri. Ketua Lembaga Bahasa IAIN Lhokseumawe, Erlida, M. Pd mengatakan peserta yang mengikuti program matrikulasi tahun ini berjumlah 1000 mahasiswa dan sudah termasuk mahasiswa tahun lalu. Kelas matrikulasi ini diisi oleh dosen-dosen yang berkompeten baik dari dalam kampus IAIN Lhokseumawe maupun dosen-dosen dari luar namun memiliki kualifikasi yang bagus.

Tujuan pelaksanaan program ini adalah supaya mahasiswa memiliki modal dan skill berbahasa Arab dan Inggris baik lisan maupun tulisan serta mampu membaca referensi dalam bahasa Inggris dan Arab. Materi yang diberikan juga meliputi listening, structure, dan reading comprehension.

UPT Perpustakaan Beri orientasi bagi Mahasiswa Baru

Unit perguruan tinggi pustaka IAIN Lhokseumawe menggelar perkenalan/ orientasi perpustakaan kepada seluruh mahasiswa yang baru masuk pada tahun 2017, acara ini berlangsung di aula perpustakaan lantai 3 dan di ikuti seluruh mahasiswa dari prodi yang telah ditentukan pihak pustaka 29/8 pukul 14.00 waktu setempat.

Kegiatan yang bertema “User Education Library” diselenggarakan oleh pihak pustaka untuk memperkenalkan seputar perpustakaan kepada seluruh mahasiswa agar memudahkan dalam proses sirkulasi peminjaman dan pengembalian bahan perpustakaan demi kelancaran belajar bagi mahasiswa dan mampu memanfaatkan fasilitas yang ada di pustaka.

Miswita M.Kom I selaku panitia penyelenggara mengatakan kegiatan ini berlangsung selama 9 hari dan setiap harinya di bagi jadwal dari satu prodi untuk bisa mengikuti kegiatan ini, di dalam forum ini mahasiswa itu di beri pemahaman tentang perkenalan perpustakaan, pelayanan pustaka, serta penjelasan program Opak untuk penelusuran searching informasi perpustakaan dan praktek.

Kami berharap kepada seluruh mahasiswa baru setelah mengikuti orientasi dapat mengantar mahasiswa untuk memiliki kesadaran sejak dini akan pemanfaatan sumber-sumber informasi perpustakaan Perguruan tinggi tempat mereka menimba ilmu, tutupnya. (Mf)